Jumat, 02 Oktober 2009

PENGERTIAN perencanaan

PENGERTIAN PERENCANAAN PENGAJARAN
1. Sejak tahun 1970-an istilah ”Perencanaan Pendidikan” dipergunakan secara luas baik di kalangan pendidikan maupun di luar lingkungan pendidikan.


2. Kaufman mengatakan bahwa perencanaan adalah suatu proyeksi tentang apa yang diperlukan dalam rangka mencapai tujuan absah dan bernilai.
3. Perencanaan berkaitan dengan penentuan apa yang akan dilakukan. Perencanaan mendahului pelaksanaan, mengingat perencanaan merupakan suatu proses untuk menentukan ke mana harus pergi dan mengidentifikasikan persyaratan yang diperlukan dengan cara yang efektif dan efesien. Maka perencanaan mengandung 6 pokok pikiran, yakni:
a. Perencanaan melibatkan proses penetapan keadaan masa depan yang diinginkan.
b. Keadaan masa depan dibandingkan dengan keadaan sekarang, sehingga dapat dilihat kesenjangannya.
c. Untuk menutup kesenjangan itu perlu dilakukan usaha-usaha.
d. Usaha yang dilakukan dapat beranekaragam dan merupakan alternatif yang mungkin ditempuh.
e. Pemilihan alternatif yang paling baik adalah yang mempunyai efektivitas dan efesiensi.
f. Alternatif yang dipilih harus diperinci sehingga menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan.
4. Pendapat Banghart dan Albert Trull. Mereka tidak memberikan batasan perencanaan pengajaran secara eksklusif, melainkan mengatakan bahwa dalam rangka mengerti makna perencanaan pengajaran dapat dilihat dari 3 dimensi, yakni:
a. Karakteristik perencanaan pengajaran berusaha menggambarkan sifat-sifat aktivitas perencanaan pengajaran.
b. Dimensi perencanaan pengajaran, berkenaan dengan luas dan cakupan aktivitas perencanaan yang mungkin dalam sistem pendidikan.
c. Kendala-kendala berkaitan dengan adanya beberapa faktor pembatas atau penghalang.
5. Kegiatan yang merupakan karakteristik perencanaan pengajaran adalah:
a. Proses rasional
b. Konsep dinamik
c. Perencanaan terdiri dari beberapa aktivitas
d. Perencanaan pengajaran berkaitan dengan pemilihan sumber dana, sehingga harus mampu mengurangi pemborosan, duplikasi, salah penggunaan dan salah dalam memanajemennya.
6. Dimensi perencanaan pengajaran yakni berkaitan dengan cakupan dan sifat-sifat dari beberapa karakteristik yang ditemukan dalam perencanaan pengajaran. Pertimbangan terhadap dimensi-dimensi itu memungkinkan diadakannya perencanaan komprehensif yang menalar dan efesien, yakni:
a. Signifikan
b. Feasibilitas
c. Relevansi
d. Kepastian atau definitiveness
e. Ketelitian atau Parsimoniusness
f. Adaptabilitas
g. Waktu
h. Monitoring atau pemantauan
i. Isi perencanaan
7. Perencanaan pengajaran yang bak perlu memuat:
a. Tujuan yang diinginkan sebagai hasil proses pendidikan
b. Program dan layanan atau bagaimana cara mengorganisasi aktivitas belajar dan layanan-layanan pendukungnya.
c. Tenaga manusia, yakni mencakup cara-cara mengembangkan prestasi, spesialisasi, perilaku, kompetensi, maupun kepuasan mereka
d. Bangunan pisik mencakup tentang cara-cara penggunaan, pola distribusi dan kaitannya dengan baguanan pisik lainnya
e. Keuangan, meliputi rencana pengeluaran dan penerimaan
f. Struktur organisasi
g. Konteks sosial atau elemen-elemen lainnya yang dipertimbangkan dalam perencanaan pengajaran.
8. Philip Commbs mengatakan dalam arti yang luas, perencanaan pengajaran adalah suatu penerapan yang rasional dari analisis sistematis proses perkembangan pendidikan dengan tujuan agar pendidikan itu lebih efektif dan efesien sesuai dengan kebutuhan dan tujuan para murid dan masyarakatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar